Cari tahu tentang biaya yang mungkin dikenakan pada kartu kredit Anda
Apakah Anda memiliki kartu kredit? Jika ya, tahukah Anda semua biaya yang dapat dikenakan untuk menggunakan metode pembayaran ini? Sayangnya, hanya sedikit orang yang tahu persis cara kerja kartu kredit dan berapa biayanya di akhir bulan.
Dengan mengingat hal ini, Conta Corrente telah mengumpulkan beberapa informasi penting tentang kartu kredit sehingga Anda dapat lebih memahami cara kerjanya dan menghindari masalah keuangan dengannya. Jika topik ini menarik bagi Anda, ikuti terus kami di paragraf berikut!
Bagaimana cara kerja kartu kredit?
Anda mungkin belum menyadarinya, tapi kartu kredit adalah jenis pinjaman yang ditawarkan oleh bank dan lembaga keuangan. Jangka waktu pembayaran biasanya sekitar 40 hari. Saat mengajukan kartu, bank memberikan batas kredit yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian produk dan layanan.
Salah satu manfaat utama yang terkait dengannya adalah kemampuan untuk membayar pembelian secara mencicil. Bayangkan jika lemari es Anda berhenti berfungsi dan Anda tidak siap untuk langsung membelinya. Pada saat yang sama, Anda tidak mampu hidup tanpa lemari es, bukan? Kartu ini membantu dalam situasi seperti ini, karena Anda dapat menggunakannya dan melakukan pembelian secara mencicil sesuai anggaran Anda.
Dan bagaimana operator kartu menghasilkan uang?
Operator kartu adalah perusahaan yang bertanggung jawab untuk memediasi pembayaran dari pelanggan ke penjual. Operator kartu dapat berupa bank, fintech, atau lembaga keuangan, misalnya.
Cara utama perusahaan-perusahaan ini menghasilkan uang adalah melalui biaya transaksi, yaitu biaya yang dibebankan kepada pengecer karena menawarkan opsi pembayaran dengan kartu kepada pelanggan mereka. Untuk setiap transaksi yang dilakukan menggunakan kartu, pedagang dikenakan biaya yang dibagi antara operator, mesin, dan merek kartu.
Apa biaya kartu kredit?
Setiap bank memiliki biaya yang berbeda-beda. Biaya yang paling umum adalah biaya pemeliharaan dan biaya lainnya, seperti biaya tahunan untuk kartu kredit. Meskipun disebut "biaya tahunan", banyak bank sering kali mengenakan biaya ini dalam bentuk cicilan bulanan, yang sudah termasuk dalam tagihan bulanan. Biaya juga dapat dikenakan untuk penarikan dan biaya lainnya, seperti:
- Penilaian kredit darurat: dipicu oleh pelanggan yang melampaui batas;
- Pembayaran tagihan: diterapkan ketika konsumen membayar faktur atau tagihan menggunakan kartu (seperti tagihan listrik, air, dan lain-lain).
- Biaya pengiriman pesan otomatis setiap kali ada pergerakan pada kartu;
- Biaya untuk penyesuaian desain atau tata letak kartu;
- Menerbitkan kartu kedua: dikenakan biaya saat meminta kartu baru karena kehilangan, pencurian, perampokan, dan alasan lainnya.
Bagaimana dengan bunga kartu kredit?
Selain biaya-biaya yang disebutkan di atas, kartu kredit juga membebankan bunga apabila nasabah terlambat membayar cicilan, atau hanya membayar sebagian cicilan. Jika terjadi wanprestasi, nasabah juga mungkin harus membayar biaya keterlambatan (yang disebut mora) sebagai tambahan biaya keterlambatan.
Ada pula biaya kredit bergulir, yang dibebankan saat pengguna membayar jumlah minimum pada tagihan dan membiarkan sisa tagihan dibayarkan pada bulan-bulan berikutnya. Jenis biaya ini sangat tinggi, jadi sebisa mungkin hindari membayar hanya sebagian dari tagihan. Dalam jangka panjang, utang yang tadinya kecil menjadi sangat besar.
Perlu dicatat bahwa suku bunga kartu kredit di Brasil adalah yang tertinggi di dunia. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pengaturan keuangan yang baik agar kartu kredit tidak mengganggu anggaran Anda dan menyebabkan utang.
Seperti yang telah kita lihat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar kartu kredit. Sangat penting untuk memperhatikan biaya tahunan dan kredit bergulir, misalnya, selain memeriksa apakah ada biaya untuk penarikan dan layanan lainnya.